Pengadaan Barang dan Jasa

Sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa

sertifikat PBJ

Berdasarkan Perpres 54 Th. 2010 sebagaimana diubah dengan Perpres 70 Tahun 2012,  organisasi pengadaan barang jasa (PPK, ULP/Pejabat Pengadaan) harus memiliki sertifikat ahli pengadaan barang jasa, artinya pengadaan barang jasa itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, berdasarkan Perpres 54 Th 2010, pengertian sertifikat keahlian pengadaan barang dan jasa adalah tanda bukti pengakuan dari pemerintah atas kompetensi dan kemampuan profesi di bidang Pengadaan Barang Jasa.

Kompetensi dan Kemampuan di bidang pengadaan barang dan jasa diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan Pengguna Anggaran / end user yang tentunya dengan memperhatikan efisiensi dan efektifitas serta asas manfaat dari barang/jasa tersebut, karena hasil akhir dari pengadaan barang/jasa adalah untuk masyarakat.

Pada Perpres 54 Th 2010, organisasi pengadaan barang/jasa dibagi berdasarkan kewenangan masing-masing yaitu:

  1. PPK bertanggungjawab pada penyusunan spek teknis, HPS, Rancangan Kontrak, penandatangan kontrak, pelaksanaan dan pengawasan kontrak.
  2. ULP/Pejabat Pengadaan bertanggungjawab pada proses Pemilihannya, mulai dari pemilihan metode sampai penentuan pemenangnya.
  3. PPHP bertanggujawab setelah pelaksanaan kontrak selesai, dan barang/jasa sudah siap diserahkan kepada PA/KP.
  4. Penyedia bertanggungjawab atas barang/jasa yang disediakannya.

Dari pembagian wewenang ini maka diharapkan kesalahan atau penyelewangan dapat diidentifikasi lebih mengerucut pada penyebab permasalahan, sebagai contoh; ketika proses pemilihannya yang salah maka ULP/Pejabat pengadaan yang harus bertanggung jawab, dst. Pembagian wewenang ini dilakukan karena proses pengadaan barang dan jasa merupakan pekerjaan yang kompleks dan melibatkan berbagai pihak. Melihat dari tugas dan wewenangnya pada proses Pengadaan Barang/jasa dapat dipahami bahwa PPK dan ULP/Pejabat Pengadaan diwajibkan memiliki sertifikat keahlian barang/jasa, karena dibutuhkan kompetensi dan kemampuan profesi sebagai pelaku utama proses pengadaan barang/jasa.

Selain itu pada Perpres 54 Th 2010, mensyaratkan PPK dan ULP/Pejabat Pengadaan memiliki disiplin tinggi, bertanggung jawab, memiliki kemampuan manajerial, memahami pekerjaan serta memahami proses pengadaan yang dilaksanakan. Kewajiban PPK dan ULP/Pejabat Pengadaan harus bersertifikat dimulai pada 1 Januari 2012, sehingga masing-masing K/L/D/I mempersiapkan SDM yang mampu dan “mau” untuk mengikuti ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah. Banyak sekali lembaga-lembaga pendidikan yang mengadakan Bimtek Pengadaan Barang/jasa yang kemudian dilanjut pada ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa. Tapi kenapa banyak juga yang tidak lulus pada proses ujian sertifikasi tersebut, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh LKPP, pada tahun 2011 dari total 122.088 peserta ujian sertifikasi hanya 33.364 peserta atau 27,33 % saja yang lulus, ada apa ini? Apakah ujian sertifikasi lebih susah dari Ujian yang lainnya, padahal pada ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa peserta diperbolehkan untuk membuka Perpres 54 Th. 2010, karena peserta tidak diharuskan menghafal isi Perpres namun pemahaman isinya lah yang diperlukan. Jadi apa permasalahannya, kenapa sampai hanya sekitar 27 % saja yang lulus? Ada baiknya LKPP melakukan studi terkait hal tersebut sehingga diketahui apa sebenarnya permasalahan yang ada, karena hal tersebut bisa menjadi masalah ketika pada K/L/D/I tidak ada yang lulus ujian sertifikasi walaupun ada surat edaran bersama LKPP dan Mendagri yang memungkinkan PA/KPA menjadi PPK tanpa harus memiliki sertifikat , tapi apakah itu sistem ideal yang kita inginkan?

So mari berlomba-lomba memajukan dan berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan dengan mengikuti ujian sertifikasi dan LULUS.. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s